Beranda Daerah Dihari Jadinya Desa Bumijaya Gelar Ruwatan dan Pagelaran Wayang Kulit

Dihari Jadinya Desa Bumijaya Gelar Ruwatan dan Pagelaran Wayang Kulit

80 views
0
Desa Bumijaya Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan menggelar tradisi ruwatan bersih desa dan Pagelaran Wayang Kulit, Foto : Slamet.

LAMPUNG SELATAN – Di hari jadi nya bertepatan di bulan Muharam / Suro, Desa Bumijaya Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan menggelar tradisi ruwatan bersih desa dan Pagelaran Wayang Kulit.

Ruwatan istilah Jawa ini memiliki arti di desa cara juga tradisi dan negara mempunyai tatanan atau peraturan sendiri.

Setiap tradisi di desa yang satu akan berbeda dengan adat dan tradisi yang beredar dan berkembang di desa lainnya. seperti halnya di desa Bumijaya, memiliki tradisi ruwatan untuk lingkungan atau desa.

Adat jawa memiliki pengaruh yang sangat besar dalam keyakinan orang jawa, seperti yang di sampaikan oleh Kepala Desa Bumijaya Aris Mustofa.

“Kegiatan ruwatan desa ini akan terus berlanjut sampai nanti akhir jabatan saya sebagai Kepala Desa,” kata Aris saat di sela sela pagelaran wayang kulit, Minggu (6/9/202) Malam.

“Karena ini adalah sudah menjadi tradisi, sudah sejak jaman dulu di laksanakan, artinya turun menurun nenek moyang kita dalam adat jawa,” kata dia lagi.

“Bersih desa pada tahun ini berbeda pada tahun sebelumnya karena pada saat ini keadaan kita masih buruk, dan juga tidak mendukung di ketahui bersama bahwa negara kita sedang di landa wabah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ia mengatakan memohon maaf kepada semuanya agar tidak ada kesalah fahaman karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya karena menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan.

Aris juga menyampaikan, ruwatan ini sebuah momen yang sakral, yang mana pada bulan Assura secara kebetulan hari jadi Desa Bumijaya, meskipun pada dasarnya sudah lewat karena hari jadinya pada tanggal 6 assura tahun 1973 akhir.

“Insyallah kedepan nya akan kami gelar lebih baik lagi,” tukasnya.

Ruwatan ini merupakan tradisi mengusir hawa jahat atau ungsur negatif seseorang yang berdampak pada nasib diri atau yang menimpa sebuah daerah seperti wabah pada saat ini pandemi Covid-19.

“Maka Ruwatan ini di laksanakan di Desa Bumijaya merupakan sebuah harapan dan doa semoga desa terhindar dari marabahaya, rakyat bisa hidup tentram tidak kekurangan suatu apapun, setiap kami gelar ruwatan kami sertai dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk,”imbuhnya.

(Slamet) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here